Selasa, Agustus 30, 2005

seni pop up










Seni pop up, sebutannya. Menarik loh! Apalagi klo sanggup buat yang detailnya bikin kening pening. Senang deh klo berhasil. Klo dah expert bisa buat apa ajah, mungkin wajah sendiri juga bisa.

Basicnya kartu2 ini dibuat dengan keahlian melipat, membentuk, mengcutting dan ngayal.

Geometric architecture dari Jepang

Basicnya tuh keahlian origami n bayangan dimensi n (pinjem istilahnya ank math), maksudnya nggak bisa ngandelin format yg bs dijiplak ajah tapi ngayalnya juga kudu kyk anak math, karena lagi klo nggak dibayangin kgk bakaln tau jadinya apa. Untuk bentuk2 geometri dasar masih terbilang mudah tapi klo udah menggabungkan hmm…liat ajah.

Seperti seni origami alat2 yg dibutuhkan masih berkisar kertas, pensil, penggaris, cutter ato cutting knife, kalkir, dsb tapi ada lagi istilahnya Japanese rice paper.

Seni ini mungkin bisa disebut nirmana 3D. selain memang unik cara pandang menikmati seni ini juga lain. Keindahan ruang menjadi objek lain yang menyenangkan utk dinikmati. Kagum

akan tehnik dan kesabaran mungkin ini yang paling menonjol klo qta melihat prosesnya. Awalnya berkata mudah tapi coba saja…

Pop up –Gift cards
Uniknya bentuk2 tadi itu bisa juga diterjemahkan dalam bentuk kartu. Dengan menguasai beberapa tehnik dasar kita bisa menghadirkan sebuah shape 3D dalam sebuah kartu ato membuat sebuah mobil yang akan terbentuk jika kartu qta buka. Pasti menarik. Dari bentuk sederhana –katakanlah nama qta sendiri- sampai menghadirkan notebook 3D dalam sebuah brosure.

Klo diperhatikan kartu2 ini basicnya hampir sama dengan yg sebelumnya. Ada yang dia adalah bagian dari body kartunya. Ada yang ditambahkan kertas bantu sampai penggunaan benang agar saat dibuka akan terbentuk shape 3D yang diinginkan. Yang mengejutkan ada loh yang qta nggak sangka klo traktor besar itu adalah sebuah kartu.

Tidak ada komentar:

 
;