Selasa, September 20, 2005
Ringan rasanya kalo qta memandang semua sebelah mata. Apa saja. hanya melihat satu sisi saja. tapi ini akan sangat tidak adil sebenarnya, baik bagi orang lain maupun bagi qta sendiri. Klo menganggap sesorang itu jahat, seharusnya qta jangan menghakimi dia begitu saja. mungkin ada hal2 yang nggak qta tahu, kenapa dia lakukan itu ato mungkin sebenarnya dia terpaksa melakukan itu. mungkin jadi membela –kesannya- tapi yang namanya azas praduga tak bersalah ya memang begitu. Kadang diri ini nggak bisa bersikap adil ato netral klo bilang dia itu baik loh orangnya –padahal semua tahu dia menjahati semua orang disekelilingnya- pernah nggak qta berfikir klo sebenarnya rupanya qta belum mengenal baik orang yang qta tuduh itu. aku punya seorang teman yang kuanggap paling ramah ato paling apa lah, dia ramah pada siapapun yang dikenalnya ato tidak. Dia lakukan itu karena dia memang sprt itu dan itu sudah menjadi bagian dari dirinya yang tak mungkin dapat dirubah. Klo tiba2 salah seorang yang di-ramah-inya itu merasa mendapat perlakuan lebih –padahal dia berlaku sewajarnya- kurasa itu hanyalah cara menerimanya saja yang berbeda. Aku tak menyalahkan keramahannya, itu hanyalah persepsi yang berbeda.
Tapi kasian ya klo seseorang yang punya kelewat rasa humor saat akan serius, orang disekelilingnya sukar menerima keseriusannya. Terkadang qta tidak sadar bahwa qta terlalu malas untuk membaca…membaca sisi lain sesorang dengan dunianya yang berbeda.

Tidak ada komentar:

 
;