Aku hanya meminta pada Tuhan agar menunjukan aku sebuah jalan tapi kenapa ya banyak sekali jalan dihadapanku. Seperti sebuah pintu yg hari ini aku lihat. Begitu besar dan kokoh. Aku merogoh kantongku ternyata aku alpha. Kurogoh tasku kutemukan anak2 kunci yg terikat bagai gemerincing gelang kaki. Kebingungan menyergapku bukan lantaran harus memilih kunci mana yg kugunakan untuk masuk, tapi aku malah berpikir lubang mana yg harus kupilih untuk memasukkan kunci yg aku sendiri tidak tahu harus memilih yg mana. Padahal lazimnya pintu hanya punya satu lubang. Kenapa untuk masuk saja aku harus dihadapkan dengan begitu banyak pilihan. Aku menatap pintu itu lekat2 ternyata disitu tertulis ‘hatiku sudah beku’.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar