Kamis, November 24, 2005

don’t punk my heart

kepada teman yg patah hati

aku tidak bs menduga
tidak mampu merasa
sebenar2nya perasaanmu
ucapkanlah padaku
tak bisa kurungkainya
rahasia yg kau pendam itu

waktu mendengar kata2 yang keluar dari mulutnya rasanya ironis kecil.
“aku benar2 tidak menyadari cintanya yg menari2 dihadapanku sampai ketika aku hendak menolehkan kepalaku kepadanya dia sudah pergi”
Aku tidak tahu apa yg baiknya kukatakan padanya. Aku takut salah. Yang kutahu pria itu jika sudah berbalik dia tidak akan menoleh kebelakang. Tapi apakah pria menyadari terkadang wanita tidak peka seperti yg diperkirakannya.

Ingin berkata padanya aku memahamimu, terkadang kita menyadari ada cinta untuk kita disekitar kita tapi kita terlalu asik mencarinya diluar dan disaat kita menyadari cinta yg tak terkatakan ada disamping kita, kita sudah kehilangannya.

Ingin memintanya untuk kembali pasti tidak akan mudah. Ingin memintanya mengejar ketertinggalannya itu, takut ia merasakan luka lebih dari sebelumnya. Tapi kebahagiaan itu harus diperjuangkan. Ingat kata Gie ‘Lebih baik terasing dari pada menyerah pada keadaan’. Keyakinan itu dapat mengubah segalanya dan jika cinta itu memang untuk kamu pasti akan kembali padamu.

Suatu saat POHON pasti akan meminta DAUN untuk tinggal disampingnya.

Tidak ada komentar:

 
;