nggak nyangka umurnya pendek.
semalam sebelum menguburkannya gw sempat mengajaknya bicara. gw yakin floppy tau gw sekuat tenaga ingin dia tetap hidup. tapi ternyata gw sendiri perlahan2 merelakannya. rasanya sedih sekali melihatnya seperti itu. gw jadi tahu rasanya kehilangan, meskipun bagi orang ia tak lebih dari seekor nyamuk yang klo mati ya mati aja.
tuhan tahu gw begitu kehilangannya. gw harap tuhan mau maafin gw yang nggak becus miara floppy. dan gw harap floppy sendiri mau maafin gw.
gw ingin nangis.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar