Liebe alpha,
Gw nggak tahu, tapi gw mau minta maaf, mungkin kemarin itu bukan seperti yang diharapkannya. Gw memang telah memberi waktu dan ruang bagi dirinya dan diri gw sendiri. Mungkin dia ingin mengurangi bebannya, tapi ternyata gw seperti ini. Mungkin dia benar, gw seperti kakak iparnya yang hidup dengan caranya.
Sebenarnya dia tidak perlu memutar semuanya untuk sampai pada titik itu. Gw memang pernah menangis, tapi tangis gw itu justru menggetarkan hati gw, dan mengingatkan gw akan darimana ini berasal. saat itu gw menyadari kalau konsekuensi itu bukanlah apa-apa.
Gw baik-baik saja dan akan selalu begitu, gw nggak serapuh yang dibayangkannya dan ternyata gw sekuat yang tak pernah terbayangkan, karena gw sadari disini gw nggak sendiri.
Gw sadari hati memiliki logika yang tidak mampu dipahami akal pikiran, tapi gw nggak pernah berniat membebani hatinya, tapi gw nggak pernah berniat membebani hatinya. Maafin gw yah....
Allah bless u,
maris
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar