Minggu, Agustus 09, 2009

im okey. i miss u.

im okey

itulah jawaban saya, jika kamu ingin mengetahui bagaimana saya minggu ini. lalu selanjutkan saya akan terdiam sejenak. saya membayangkan kamu akan bingung karena saya diam saja. yah..bukankah kamu menganggap saya cerewet, terkadang bicara hal yang tidak penting. saya terdiam, karena saya ingin mendengarkan suaramu. merekamnya dalam ingatan saya. tapi meskipun pitanya berputar, saya hanya mendengar udara yang bergerak.
kamu akan memancing saya dengan pertanyaanmu. sebenarnya saya selalu ingin mendengarkanmu, tapi saya bisa apa saat kamu hanya ingin mendengar. saya sudah mengatakannya. namun, seolah saya menganggapnya itu tidak cukup bagimu maka kamu akan membiarkan saya bicara hingga kamu merasa itu cukup. semua tanyamu dan semua yang kamu harapkan bisa kamu ketahui dari saya telah kamu dapatkan.

i miss u

mungkin konyol bagimu, tapi saya memang merasakan itu. dalam diam mendengar keriuhan malam saya menyampaikannya padamu.
kamu pasti tertawa. saya dapat membayangkan. tapi kemudian wajahmu akan mengeras. kamu akan merasa betapa bodohnya saya. tidak mengapa. jika saya cerdas saya tidak akan mengatakannya padamu. kamu pasti mengira itu bukan saya.
kamu akan menarik nafasmu dalam dan menghembuskannya keras, seolah saya dapat mendengarkannya. lalu kamu akan mengusap wajahmu dan mengatakan kata2 yang sama. lalu berlanjut dengan pertanyaan yang sama. seolah saya tidak pernah mendengarnya. dan seperti merapal mantra, saya akan memberikan jawaban yang sama.

kapan terakhir kali kamu duduk dikursi saya dan mengatakan bahwa saya tidak cocok memakai baju berwarna tosca, sambil melemparkan mimik lucu yang selalu membuat saya tertawa. atau malah kamu tidak pernah memahaminya.
apakah kamu akan mengharapkan saya terus berhenti membaca dan mendengar??

Tidak ada komentar:

 
;