nggk nyangka waktu ternyata beneran ngebut. kemarinan -ini agak terasa lebay pas dibaca lagi- rasanya lagi berusaha mengejar kereta tetapi sekarang sudah 26 oktober dan deadline kemarin lewat tanpa ada usaha dari gw untuk menyelesaikan. satu kesempatan terbang tanpa gw ikutan main layang-layang. sungguh mengenaskan. tapi sebagai orang yang nggak suka menyalahkan diri sendiri, gw mengkambinghitamkan waktu dan mood serta otak gw yang berceceran. cuman farah yang menggerutu gemas. tapi gw beneran nggak sengaja.
besok gw akan mendaratkan kaki gw di tanah orang dan berharap kembali dengan otak yang waras. yang entah kapan. gw mungkin membutuhkan rukiyah. sebagai salah satu jalan yang gw rasa itu bisa dicoba mungkin di dalam diri gw bersemayam mahluk lain. maklum gw nggak mengingat dengan jelas masa sebelum gw es-em-pe, selain waktu itu gw pernah berjalan menusuri perdatam mencari sepeda gw yang dibawa lari orang. mungkin gw pernah amnesia atau otak gw pernah tertukar dalam operasi rahasia, atau yang marak ditepok orang. nggak tahulah.
tapi gw baik-baik ajah. maaf up datenya kelamaan. wireless, wifi atau hotspot apapun nggak terlalu menguntungkan buat gw. karena selalu ada sesuatu yang menarik untuk ditulis, diulas dan diedit kembali. gw masih tertarik menulis kisah cinta, tetapi cinta yang bahagia nggak lagi menjadi mood gw, gw sedang terfokus pada momen-momen yang tidak sempurna yang pasti memang ada. meskipun seperti bukan akhir bahagia, tapi itu kan memang ada dan terjadi. justru itu membebaskan. tolong jangan berpikir bahwa gw sedang patah hati, bukan, gw justru sedang merasakan jatuh cinta pada lelaki dengan suara paling indah di dunia...
there is a light, from a higher window
shining down on us tonight
and the music floats on the breeze
from an easier time
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar